Micronutrient Fortification (Fortifikasi Zat Gizi Mikro)

Micronutrient Fortification adalah proses penambahan vitamin dan mineral esensial ke dalam bahan pangan pokok untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan menangani deflasi gizi di populasi. Dalam Program Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional dapat mewajibkan penggunaan garam beryodium, tepung terigu berfortifikasi zat besi, atau beras biofortifikasi. Kebijakan ini merujuk pada standar SNI wajib bagi komoditas pangan tertentu guna mendukung program pencegahan anemia dan gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY).

Bagi pemasok bahan baku, kepatuhan terhadap standar fortifikasi adalah syarat dalam pengadaan barang di SPPG. Konsultan gizi harus memperhitungkan total asupan mikronutrien dari makanan utama agar tidak terjadi kelebihan dosis (toxicity) namun tetap efektif menutupi kesenjangan nutrisi siswa. Di lapangan, praktisi harus memastikan bahwa cara pengolahan di dapur tidak merusak zat gizi mikro yang telah ditambahkan, misalnya dengan memperhatikan suhu pemanasan. Fortifikasi menjadi strategi biaya rendah namun berdampak tinggi untuk meningkatkan kecerdasan intelektual dan daya tahan tubuh anak-anak peserta program secara masif.